Indonesia Denies Commitment to Fund Global War
Indonesian officials have firmly rejected claims that the country ever pledged a $1 billion contribution or an Rp 17 trillion subsidy for the Board of Peace (BoP) initiative under current leadership. Speaking to multiple media outlets on March 23, President Prabowo stated clearly that Indonesia has never committed such funding and emphasized his administration's stance: if he is not aligned with BoP policies regarding peacebuilding priorities in Southeast Asia or lacks sufficient budget capacity due to domestic economic challenges like inflation-driven interest rate hikes affecting the rupiah...
Key Points
-
1Prabowo Subianto menegaskan bahwa Pemerintah Republik India tidak pernah berkomitmen untuk menyumbangkan dana Rp17 triliun atau setara $30 juta ke dalam Dana Board of Peace (BoP).
-
2Kementerian Luar Negeri RI menyatakan posisi Indonesia adalah hanya memberikan dukungan moral dan konsultasi, bukan komitmen finansial formal.
-
3Prabowo menegaskan bahwa jika ada tuntutan agar pemerintah membayar iuran BoP yang tidak sejalan dengan prinsip negara berdaulat atau tanpa persetujuan parlemen nasional, ia akan mundur dari jabatan Menteri Koordinator Politik.
Developments
Perspectives
Indonesia tidak pernah berkomitmen untuk menyumbangkan uang ke BoP, hanya memberikan dukungan moral saja. Jika ada tuntutan agar membayar iuran tanpa persetujuan parlemen nasional atau jika Indonesia dianggap sebagai negara yang harus berkontribusi secara finansial di luar prinsip berdaulat dan kedaulatan politik RI maka saya akan mundur dari jabatan Menteri Koordinator Politik.
— Prabowo SubiantoIndonesia tidak pernah berkomitmen untuk menyumbangkan uang ke BoP, hanya memberikan dukungan moral saja. Jika ada tuntutan agar membayar iuran tanpa persetujuan parlemen nasional atau jika Indonesia dianggap sebagai negara yang harus berkontribusi secara finansial di luar prinsip berdaulat dan kedaulatan politik RI maka saya akan mundur dari jabatan Menteri Koordinator Politik.
— Kementerian Luar Negeri Republik IndiaIndonesia tidak pernah berkomitmen untuk menyumbangkan uang ke BoP, hanya memberikan dukungan moral saja. Jika ada tuntutan agar membayar iuran tanpa persetujuan parlemen nasional atau jika Indonesia dianggap sebagai negara yang harus berkontribusi secara finansial di luar prinsip berdaulat dan kedaulatan politik RI maka saya akan mundur dari jabatan Menteri Koordinator Politik.
— SuarasurabayaIndonesia tidak pernah berkomitmen untuk menyumbangkan uang ke BoP, hanya memberikan dukungan moral saja. Jika ada tuntutan agar membayar iuran tanpa persetujuan parlemen nasional atau jika Indonesia dianggap sebagai negara yang harus berkontribusi secara finansial di luar prinsip berdaulat dan kedaulatan politik RI maka saya akan mundur dari jabatan Menteri Koordinator Politik.
— Rss.kompas.comIndonesia tidak pernah berkomitmen untuk menyumbangkan uang ke BoP, hanya memberikan dukungan moral saja. Jika ada tuntutan agar membayar iuran tanpa persetujuan parlemen nasional atau jika Indonesia dianggap sebagai negara yang harus berkontribusi secara finansial di luar prinsip berdaulat dan kedaulatan politik RI maka saya akan mundur dari jabatan Menteri Koordinator Politik.
— Antaranews